Pola Frekuensi dan Intensitas Kalimat Tanya Bahasa Jerman Sebagai Penentu Perbedaan Karakteristik Suara Gender pada Branded Content Edeka

  • Yoanita Aprilia Asokawati State University of Surabaya
  • Agus Ridwan Universitas Negeri Surabaya, Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola frekuensi dan intensitas kalimat tanya dari dua gender yang berbeda, yaitu laki-laki dan perempuan. Kalimat tanya yang diperoleh melalui sumber data branded content berbahasa Jerman yang terdapat pada kanal resmi EDEKA. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan campuran antara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan instrumental, yang memanfaatkan PRAAT untuk menganalisis frekuensi fundamental dan intensitas pada suara kedua gender tersebut. Data dipilih melalui purposive sampling berdasarkan adanya kalimat tanya, kejelasan vokal, dan perbedaan gender penutur rekaman video EDEKA. Nilai frekuensi fundamental pada laki-laki umumnya sebesar sekitar 120 Hz dan nilai frekuensi fundamental pada perempuan sebesar sekitar 210 Hz. Pada hasil analisis, terdapat penutur laki-laki memiliki nilai frekuensi dengan rerata di bawah 150 Hz, sedangkan penutur perempuan memperoleh nilai frekuensi fundamental dengan rerata di atas 200 Hz. Meskipun demikian, nilai intensitas rerata antara penutur laki-laki tidak berbeda jauh dengan intensitas penutur perempuan. Dengan hasil tersebut penelitian ini dapat mengindikasikan adanya perbedaan pola linguistik antara kedua gender tersebut. Studi ini memberikan wawasan baru tentang kajian fonetik dalam analisis prosodi khususnya pada pengukuran frekuensi dan intensitas pada kalimat tanya bahasa Jerman dalam konteks branded content berbahasa Jerman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boersma, P., & van Heuven, V. (2001a). Speak and unSpeak with Praat. Glot International, 5(9–10), 341–347.

Boersma, P., & van Heuven, V. (2001b). Speak and unSpeak with Praat. Glot International, 5(9–10), 341–347.

Bria, G. K., & Ridwan, A. (2023). Intonasi kalimat tanya pada iklan Edeka. E-Journal Identitaet, 12(2), 1–9.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Takona, J. P. Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Quality & Quantity, 58(1), 1011–1013.

DGPP. (2022). Diagnostik und Therapie von Störungen der Stimmfunktion (Dysphonien). AWMF, 1–199. https://register.awmf.org/assets/guidelines/049-008l_S2k_Diagnostik-Therapie-Stoerungen-der-Stimmfunktion-Dysphonien_2023-01.pdf

Gussenhoven, C. (2004). The phonology of tone and intonation (Research surveys in linguistics).

Hima, R., Rois, H., Pendidikan, I., Jember, U. M., & No, J. K. (2022). Fonetik eksperimental: Dimensi gender pada cross tone kalimat interogatif (Experimental phonetics: Gender dimension in interrogative sentence cross tone) menunjukkan bahwa penutur perempuan cenderung memiliki kontur nada dan intensitas yang cukup. KEMBARA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya (e-Journal), 8(2), 205–223.

Isa, M. (2024). Jurnal konten iklan–brand awareness. Jurnal, 9(204), 3006–3020.

Kent, R. D., & Read, C. (2002). Acoustic analysis of speech (2nd edition). Delmar, Cengage Learning.

Ningrum, K. D. S., Suriyani, S., & Syarfina, T. (2024). dan perempuan bahasa Banjar menggunakan perangkat lunak Praat. AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra, 1, 185–200.

Raees Narhan, Prima Sholihatun, & Tengku Syarfina. (2023). Analisis frekuensi, intensitas, dan durasi pada bahasa Turki oleh native speaker dan non-native speaker menggunakan Praat. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 20(2), 351–372. https://doi.org/10.30957/lingua.v20i2.840

Shafhah, A. A., Adikara, P. P., & Adinugroho, S. (2020). Klasifikasi jenis kelamin berdasarkan suara menggunakan metode learning vector quantization. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 4(7), 2301–2308. http://j-ptiik.ub.ac.id

Stilistika Bahasa Jerman By Herr Agus.pdf. (t.t.).

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (25th print). Alfabeta.

Whipple, T. W., & McManamon, M. K. (2002). Implications of using male and female voices in commercials: An exploratory study. Journal of Advertising, 31(2), 79–91. https://doi.org/10.1080/00913367.2002.10673668

Lampiran A. Daftar video penelitian

Ein Tag mit dualem Studenten Lukas bei EDEKA Müller | Storno an Kasse 3 (EDK-L) https://youtu.be/aLXfk6-o5s

Ein Tag hinter der Fleischtheke mit Fleischer Torsten bei EDEKA Müller | Storno an Kasse 3 (EDK-L) https://youtu.be/sRUBxGc8ktY

Ein Tag hinter den Kulissen mit stellvertretendem Marktleiter Joris bei EDEKA | Storno an Kasse 3 (EDK-L) https://youtu.be/wsHzZ7b3QmU

Ein Tag hinter den Kulissen mit Kassiererin Birgit bei EDEKA | Storno an Kasse (EDK-P) https://youtu.be/dLx5Sd6RDJw

Hinter den Kulissen mit Kassenleiterin Katharina bei EDEKA Müller | Storno an Kasse 3 (EDK-P) https://youtu.be/ugXssenc7zk

Hinter den Kulissen mit EDEKA-Allrounderin Sarah | Storno an Kasse 3 (EDK-P) https://youtu.be/gW0C5u3ELf0

Published
2026-05-20
How to Cite
Asokawati, Y., & Ridwan, A. (2026). Pola Frekuensi dan Intensitas Kalimat Tanya Bahasa Jerman Sebagai Penentu Perbedaan Karakteristik Suara Gender pada Branded Content Edeka. JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN, 11(2), 489-497. https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v11i2.2859
Section
Artikel